Ujian seorang hamba dengan kebutaan
------------------
Sahih al-Bukhori:5221


عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: إِنَّ اللَّهَ قَالَ: إِذَا ابْتَلَيْتُ عَبْدِي بِحَبِيبَتَيْهِ فَصَبَرَ عَوَّضْتُهُ مِنْهُمَا الْجَنَّةَ, يُرِيدُ عَيْنَيْهِ



  1. Dari Anas ibn Malik ra., dia berkata: Saya mendengar Nabi saw. bersabda: Allah berfirman: 

  2.  Apabila Aku menguji hamba-Ku dengan mengambil habibataihi (menjadi buta), kemudian ia bersabar, maka Aku akan menggantinya dengan Surga. Maksud (habibataihi) adalah kedua matanya. 

  3.  Pesan :
  4. 1. Hadis ini adalah hadis qudsi.
  5. 2. Allah menyebut kedua mata dengan habibatain yang menandakan betapa besarnya nikmat penglihatan, karena itu manusia seharusnya mensyukurinya.
  6. 3. Jika seorang hamba diuji dengan kebutaan dan ia bersabar maka balasannya adalah surga.

Posting Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.