Agustus 2016

Ujian seorang hamba dengan kebutaan
------------------
Sahih al-Bukhori:5221


عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: إِنَّ اللَّهَ قَالَ: إِذَا ابْتَلَيْتُ عَبْدِي بِحَبِيبَتَيْهِ فَصَبَرَ عَوَّضْتُهُ مِنْهُمَا الْجَنَّةَ, يُرِيدُ عَيْنَيْهِ



  1. Dari Anas ibn Malik ra., dia berkata: Saya mendengar Nabi saw. bersabda: Allah berfirman: 

  2.  Apabila Aku menguji hamba-Ku dengan mengambil habibataihi (menjadi buta), kemudian ia bersabar, maka Aku akan menggantinya dengan Surga. Maksud (habibataihi) adalah kedua matanya. 

  3.  Pesan :
  4. 1. Hadis ini adalah hadis qudsi.
  5. 2. Allah menyebut kedua mata dengan habibatain yang menandakan betapa besarnya nikmat penglihatan, karena itu manusia seharusnya mensyukurinya.
  6. 3. Jika seorang hamba diuji dengan kebutaan dan ia bersabar maka balasannya adalah surga.

Doa dalam shalat
------------------
Sahih al-Bukhori:5851


عَنْ أَبِي بَكْرٍ الصِّدِّيقِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ, أَنَّهُ قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: عَلِّمْنِي دُعَاءً أَدْعُو بِهِ فِي صَلاَتِي. قَالَ: قُلْ: اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيرًا وَلاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ وَارْحَمْنِي إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ


Dari Abu Bakr As-Siddiq ra., bahwa dia berkata kepada Nabi saw: Ajarilah aku doa yang aku panjatkan dalam shalatku. Beliau menjawab: Ucapkanlah: 

Ya Allah, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri dengan kezaliman yang banyak, dan tidak ada yang bisa mengampuni dosa selain Engkau, maka berikanlah ampunan dari sisi-Mu, dan sayangilah aku, sesungguhnya Engkau Maha pengampun lagi Maha Penyayang. 

 Pesan :
1. Mintalah ampunan pada Allah ketika sedang shalat.
2. Menzalimi diri sendiri disini maksudnya mencelakakan diri dengan berbuat dosa.

Perumpamaan hidup di dunia
------------------
Sahih al-Bukhori:5937

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: أَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَنْكِبِي فَقَالَ: كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيلٍ


Dari Abdullah ibn Umar ra., dia berkata: Rasulullah saw. pernah memegang pundakku dan bersabda: 

Jadilah kamu di dunia ini seakan-akan orang asing atau seorang pengembara.

 Pesan : Pesan Rasulullah agar bersikap di dunia bagai orang asing atau pengembara, yaitu bersikap seakan dunia ini hanya tempat yang kita lewati untuk sekejap saja. Karena seorang asing atau pengembara tidak akan terlalu memusingkan tempat yang ia lewati sebentar. Karena itu Rasulullah memerintahkan kita agar tidak terlalu terlena dengan dunia, dunia itu fana dan kita di dunia hanya berapa saat saja. Dunia hanyalah tempat untuk memperbanyak amalan agar mencapai tempat yang terbaik di akhirat kelak, karena akhirat adalah tempat tinggal terakhir kita, akhirat yang abadi.

Cahaya hidayah
------------------
Sahih al-Bukhori:5841


عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: كَانَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ فِي دُعَائِهِ: اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُورًا وَفِي بَصَرِي نُورًا وَفِي سَمْعِي نُورًا وَعَنْ يَمِينِي نُورًا وعَنْ يَسَارِي نُورًا وَفَوْقِي نُورًا وَتَحْتِي نُورًا وَأَمَامِي نُورًا وَخَلْفِي نُورًا وَاجْعَلْ لِي نُورًا


Dari Ibn Abbas ra., dia berkata: Nabi saw. di dalam doanya mengucapkan: 

Ya Allah, jadikanlah cahaya di dalam hatiku, cahaya di dalam pendengaranku, cahaya di penglihatanku, cahaya di sebelah kananku, cahaya di sebelah kiriku, cahaya di hadapanku, cahaya di belakangku, cahaya di atasku, cahaya di bawahku dan jadikanlah cahaya untukku. 

Pesan :
1. Hidayah diibaratkan dengan cahaya karena dengannya kita bisa melihat kebenaran
2. Anjuran untuk senantiasa meminta petunjuk Allah.

Janji Allah bagi orang yang berinfak
------------------
Sahih al-Bukhori:4933
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:
قَالَ اللَّه:ُ أَنْفِقْ يَا ابْنَ آدَمَ أُنْفِقْ عَلَيْكَ.
Dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah saw. bersabda:
Allah berfirman: Wahai Ibn Adam berinfaklah, niscaya aku akan memberimu rezeki.
Pesan :
1. Anjuran dan motivasi agar berinfak.
2. Allah menanggung kecukupan rezeki orang yang berinfak. 3. Hadis ini merupakan hadis qudsi.

Doa memohon ampun
------------------
Sahih al-Bukhori:5920

عَنْ أَبِي مُوسَى الأَشْعَرِيِّ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ يَدْعُو:اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي خَطِيئَتِي وَجَهْلِي وَإِسْرَافِي فِي أَمْرِي وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي, اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي هَزْلِي وَجِدِّي وَخَطَايَايَ وَعَمْدِي وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِي.

Dari Abu Musa al-Asy'ari, dari Nabi saw., bahwa beliau berdoa:

Ya Allah, ampunilah bagiku kesalahan-kesalahanku, kebodohanku, perbuatanku yang melampaui batas di setiap urusanku dan yang Engkau lebih mengetahui daripadaku. Ya Allah, ampunilah aku, canda tawaku, kesungguhanku, kesalahanku, kesengajaanku dan setiap perkara yang ada padaku.

Pesan :
1. Mintalah ampunan pada Allah dari segala kesalahan kita, kebodohan, serta segala hal yang buruk yang pernah kita lakukan.
2. Senantiasa meminta ampunan, karena bisa jadi kesalahan yang kita lakukan tanpa sadar membuat Allah murka pada kita.

Hamba dinar dan dirham
------------------
Sahih al-Bukhori:5955


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:تَعِسَ عَبْدُ الدِّينَارِ وَالدِّرْهَمِ وَالْقَطِيفَةِ وَالْخَمِيصَةِ, إِنْ أُعْطِيَ رَضِيَ وَإِنْ لَمْ يُعْطَ لَمْ يَرْضَ.


Dari Abu Hurairah ra., dia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Celakalah hamba dinar, hamba dirham dan hamba pakaian (sutra kasar) serta hamba Khamishah (campuran sutera), jika diberi ia akan ridha dan jika tidak diberi maka dia tidak akan ridha. 

 Pesan :
1. Rasulullah mendoakan celaka bagi orang yang menuhankan hartanya. Yaitu yang melakukan apapun demi memperoleh harta.
2. Celaka pula orang menuhankan dunia dan melakukan apapun deminya dan melupakan akhirat.

Keutamaan ilmu agama
------------------ 
Sahih al-Bukhori:69


عَنْ مُعَاوِيَةَ قَالَ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ، وَإِنَّمَا أَنَا قَاسِمٌ وَاللَّهُ يُعْطِي، وَلَنْ تَزَالَ هَذِهِ الأُمَّةُ قَائِمَةً عَلَى أَمْرِ اللَّهِ لاَ يَضُرُّهُمْ مَنْ خَالَفَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ.

Dari Mu'awiyah, dia berkata: Aku mendengar Nabi saw. bersabda: 

 Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan untuknya maka Allah faqihkan (membuat ia paham) dia terhadap agama. Aku hanyalah yang membagi-bagikan sedang Allah yang memberi. Dan senantiasa umat ini akan tegak diatas perintah Allah, mereka tidak akan celaka karena adanya orang-orang yang menyelisihi mereka hingga datang keputusan Allah. 

Pesan : 
1. Keutamaan ilmu agama. Jika Allah menghendaki kebaikan untuk seseorang maka Ia akan buat orang itu paham ilmu agama. 
2. Anjuran untuk mempelajari ilmu agama. 3. Memahami ilmu agama merupakan karunia yang sangat besar dari Allah dan hendaknya kita mensyukuri nikmat yang sering diabaikan ini.

Tempat duduk di surga dan neraka
------------------------------------------
Sahih al-Bukhori:1290
---------------------------

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا, أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا مَاتَ عُرِضَ عَلَيْهِ مَقْعَدُهُ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ إِنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَمِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ وَإِنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ النَّارِ فَمِنْ أَهْلِ النَّارِ فَيُقَالُ: هَذَا مَقْعَدُكَ حَتَّى يَبْعَثَكَ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ.

Dari Abdullah ibn Umar ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda: Jika seorang dari kalian meninggal dunia maka akan ditampakkan kepadanya tempat duduknya (kelak) setiap pagi dan petang hari. Jika dia termasuk penduduk Surga, maka akan (melihat kedudukannya) sebagai penduduk Surga dan jika dia termasuk penduduk Neraka, maka akan (melihat kedudukannya) sebagai penduduk Neraka lalu dikatakan kepadanya inilah tempat dudukmu hingga nanti Allah membangkitkanmu pada hari kiamat.

Pesan :
1. Di alam barzakh setiap manusia akan diperlihatkan tempat duduknya di surga atau neraka kelak.

2. Ada kehidupan di alam barzakh yang berbeda dengan kehidupan di dunia maupun akhirat.

Berlindung Pada Allah
----------------------------
Sahih al-Bukhori:5911

عَنْ مُصْعَبِ بْنِ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ، عَنْ أَبِيهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعَلِّمُنَا هَؤُلاَءِ الْكَلِمَاتِ كَمَا تُعَلَّمُ الْكِتَابَةُ:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْبُخْلِ, وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ, وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ نُرَدَّ إِلَى أَرْذَلِ الْعُمُر,ِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الْقَبْرِ.

Dari Mushab ibn Sa'd ibn Abu Waqqash, dari Ayahnya ra., dia berkata: Nabi saw. pernah mengajari kami beberapa kalimat (doa) sebagaimana mengajar menulis, yaitu:

Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari sifat pelit, aku berlindung kepadaMu dari sifat pengecut, aku berlindung kepadaMu dari kepikunan, aku berlindung kepadaMu dari fitnah dunia dan siksa kubur.

Pesan :
1. Allah Maha kuasa akan segala sesuatu, dan semua berjalan atas kehendakNya, karena itulah mintalah perlindungan padaNya agar kita dijauhi dari sifat-sifat buruk seperti kikir dan pengecut.
2. Anjuran untuk meminta perlindungan pada Allah dari kepikunan, fitnah dunia dan siksa kubur.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.