Bila Allah mencintai seorang hamba
Bila Allah mencintai seorang hamba
------------------
Sahih al-Bukhori:5580
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِذَا أَحَبَّ اللَّهُ عَبْدًا نَادَى جِبْرِيلَ, إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ فُلاَنًا فَأَحِبَّهُ, فَيُحِبُّهُ جِبْرِيلُ فَيُنَادِي جِبْرِيلُ فِي أَهْلِ السَّمَاءِ: إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ فُلاَنًا فَأَحِبُّوهُ فَيُحِبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ ثُمَّ يُوضَعُ لَهُ الْقَبُولُ فِي أَهْلِ الأَرْضِ------------------
Sahih al-Bukhori:5580
Dari Abu Hurairah, dari Nabi saw., beliau bersabda:
Apabila Allah Mencintai seorang hamba, maka Ia akan memanggil Jibril: Sesunggunya Allah mencintai fulan, maka cintailah ia. Maka Jibril pun mencintai orang tersebut, lalu Jibril menyeru kepada penghuni langit: Sesungguhnya Allah mencintai fulan, maka cintailah fulan, maka penduduk langit pun mencintai orang tersebut, hingga akhirnya ditetapkan bagi fulan untuk diterima di bumi (penduduk bumi akan menerimanya).
Pesan :
1. Sebagai hamba kita harus senantiasa melakukan amalan yang membuat Allah ridha dan cinta pada kita.
2. Jika Allah sudah Mencintai kita, maka Allah akan memerintahkan Jibril, serta seluruh penghuni langit mencintai kita. Lalu Allah akan membuat penduduk bumi untuk menerima kita. Subhanallah.